[Ulasan] Go (2001) – Ketika Latar Belakang Etnis Jadi Hambatan

Genre: Drama
Jangan ditonton sama anak kecil

Merupakan adaptasi dari novel fiksi berjudul sama karya Kazuki Kaneshiro yang pada tahun 2000 memenangkan Penghargaan Naoki (penghargaan sastra Jepang bergengsi) untuk tulisannya. Warning: Nyerempet SARA.

Mengangkat kisah cinta dan masa remaja anak SMA berlatarkan Jepang, film ini mengisahkan tentang seorang remaja laki-laki bernama Sugihara yang merupakan keturunan Korea Utara yang menjalin hubungan asmara dengan gadis Jepang. Sekilas terdengar klise, namun asmara antar-ras yang diangkat pada film ini adalah Jepang dan Korea. Negara-negara yang memiliki sejarah dan hubungan yang ehem-gitu-deh-ngeri-ngeri-sedap. Tertarik? Baca terus ulasannya.

Saya memutuskan untuk nonton film ini (rental di Play Movies region Jepang jadi no terjemahan, belajar bahasa Jepang jadi ada manfaatnya) karena sudah baca dan suka dengan novelnya yang telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh GPU pada tahun 2019 juga bosen di rumah aja selama pandemi. Disutradarai oleh Isao Yukisada (alumni sekolah saya 😏 #trivia #iklan), film ini cukup setia mengikuti garis besar novelnya. Jadi tanpa terjemahan pun kalau pernah baca tidak linglung-linglung amat nontonnya.

Novel Bahasa Indonesianya

Untuk dapat memahami konflik apa yang dihadapi protagonis, bagi saya penting untuk mengetahui dan menjelaskan secara singkat bahwa saat ini etnis Korea di Jepang (disebut Zainichi Korean dan kata “Zainichi” (在日) memiliki aroma diskriminatif dan peyoratif secara kultural-sosial) merupakan kelompok minoritas terbesar di Jepang kedua setelah imigran Tionghoa. Cmiiw ya, itu info baca berbagai sumber.

Sugihara yang merupakan keturunan etnis tersebut−dengan ayah yang merupakan first generation <maaf> Zainichi Korean dan seorang mantan petinju profesional, serta ibu yang merupakan second generation <maaf> Zainichi Korean−seakan meminta penonton untuk dapat berempati dengan krisis identitasnya yang menjadi tema utama film ini; merasa senewen dengan darah keturunannya namun terlahir dan besar di Jepang dengan lingkungannya yang cenderung homogen, monokultur dan tak terbiasa dengan orang asing. Bahkan sang gadis Jepang yang menjadi love interest Sugihara dengan rasisnya blak-blakan melakukan penolakan.

Sebagai WNI yang pernah tinggal tiga tahun di Jepang saya merasa ceritanya *interesting* UPS jangan dibahas ah nanti kontroversial. 🤭

Menurut saya yang patut diapresiasi dari film ini adalah sinematografinya yang asik nan apik anti-bosen walau durasi filmnya 122 menit serta Yōsuke Kubozuka sebagai pemeran karakter Sugihara yang akting remaja tengilnya meyakinkan dalam drama ini (walau gaya rambutnya di film bukan selera estetika saya hihi rewel yah gitu aja dibahas). “Go” juga mencerahkan karena menggambarkan kehidupan remaja dari kaum minoritas di Jepang sekaligus menyelipkan komentar sosial mengenai isu diskriminasi etnis dalam konteks masyarakat Jepang.

Namun ada juga adegan yang ingin dikritisi karena terkesan dipaksakan, tapi karena kalau ditulis nanti spoiler jadi saya serahkan kepada yang belum nonton untuk menebak adegan mana yang agak maksa. Petunjuknya adegan di stasiun kereta. Dan sayang juga dialog favorit saya yang lucu dalam novelnya, pas di film jadi tidak ada. Film ini mengandung kekerasan dan adegan erotis level moderat di dalamnya jadi hanya untuk dewasa saja ya.

Mengangkat film dari sebuah novel merupakan sebuah perjudian apakah akan sukses/tidak, terlebih beban ekspektasi yang harus dipanggul sineas jika novelnya berprestasi seperti “Go”. Namun untuk film ini, Isao Yukisada dengan tangan dinginnya sebagai sutradara berhasil menyabet beragam penghargaan bergengsi. Dari sini dapat diambil pelajaran kalau tak semua film adaptasi novel bakal bernasib gagal seperti sebelah hahaha. Secara keseluruhan, saya menikmati film ini yang memiliki banyak hal menarik sehingga layak memenangkan berbagai penghargaan dengan total 41 kali menang dan enam nominasi.

Published by fathmanism

Illustrator, cinephile, gamer, writer, traveler, cat lover, Indonesian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: