May 2017 Life Updates

Terakhir posting di blog ini pas tahun baruan ya? Lumayan lama juga rentangnya ya baru update lagi Juni. Tapi kenapa judulnya Mei? Karena ditulisnya awal Juni, tapi ceritanya cuma sampai Mei. Jadi ya begichu.

Semester awal 2017 secara keseluruhan lumayan greget, banyak terjadi sesuatu dan bobotnya lumayan berat buat manusia remah rempeyek kayak gue. Berikut cuplikannya:

1. Pertama kali pergi umroh  

(btw bagi yang udah pernah umroh skip aja ya poin pertama soalnya ini cerita tentang gue lagi norak-noraknya pertama kali umroh dan TAU DEH YANG PERNAH UMROH DULUAN SOMBONG PASTI NGEREMEHIN *berprasangka buruk itu tidak baik*)

Hmm gue sebagai tipe Muslimah biasa aja yang condong kurang begitu taat akan peraturan Tuhan, pas diajak nyokap buat ikutan pergi umroh merasa–apa ya–mixed feeling. Campur aduk. Yang gue bayangin nanti pas deket Ka’bah bakal kebakar saking penuh dosanya. Ga lah lebay. Intinya gitu.

KEBAKAR

sebua ilustrasi

Kita pergi waktu itu pake travel agent X dan entah nyokap nemu darimana, yang pasti dapet harga promo. Biasalah emak-emak, maunya yang ekonomis. Tapi ya sebagaimana rumus “ada harga ada kualitas”, gue udah mengendus dari jauh sebelum berangkat pasti nanti akan ada “sesuatu.” dan karena di dunia kapitalis ini tidak ada sesuatu yang surgawi macam umroh murah

Dan ternyata beneran.
Skip cerita ke bagian gak enaknya aja ya, hotel yang pertama pas di Mekah itu elevatornya error dan kamar gue tuh di lantai 6. Alhasil, karena rombongannya (entah kenapa) banyak manula dan yang-muda-yang-bertenaga-ya-ngalah, selama di Mekah kalau elevatornya lagi kumat => NAIK TANGGA EMERGENCY

Sisi positif: selain beribadah menempa iman, #FathyaGoesToUmroh2017 juga menggodok fisik agar atletis seperti AgnezMo. Walaupun gak mau juga sih badan berotot kayak doi. No offense ya Agnez kalo baca ini (yakali), tapi otot-ototmu mengintimidasiku.

IMG_6428.JPG

hari ke-2 di Mekkah, selfie depan Ka’bah

umroh2.JPG

at Jabal Tsur

onta

at Hudaibiyah Camel Farm, ontanya bau dan habis itu mual minum susu doi (ga biasa sama rasanya)

last day in mecca.JPG

last day in Mecca

Habis puas-puasin di Mekah, langsung cabut ke Madinah via bis. Niatnya sih sesampainya di Madinah pengen menikmati pemandangan malam yang indah, eh malah tepar di kamar hotel dan gak lama badan drop bonus batuk pilek.

medina.JPG

otw Madinah

medina2.JPG

Yay Medina!

nabawi.JPG

pretty Nabawi Mosque

Di Madinah, karena gue kurang fit jadi gak gitu jalan kemana-mana. Tapi lumayan lah yang penting udah menginjakkan kaki disana. Singkat cerita, habis itu beli leholeh dan pulang dengan selamat ke rumah tercinta di Bekasi. Btw travel agent yang gue pake lumayan oke secara keseluruhan, gue kasih nilai 7/10 bolela fair.

Yang kemudian disusul oleh poin ke 2 sebagai berikut,

2. Ada yang dari Jepang main ke Indonesia :p

Hehe dulu tahun 2013 kita kenal dari sebuah event yang menjembatani antara pelajar dari Asia Tenggara dan Jepang. Terus habis itu disusul pergi backpacking Indochina bareng (Thailand-Kamboja-Vietnam) yang dibumbui berbagai drama karena sikon juga mendukung. Dia adalah Atsuki.

dulu.jpg

2013, at Meiji University

(semoga gak baca blog ini *ih ngomongin orang di belakang*)
(yaudalaya kalo baca juga umm aren’t we bonded by shameless episodes and since when you can read Bahasa Indonesia???)
(wait, why are you reading my blog???)

Jadi ceritanya suatu hari, setelah tiga tahun menjalin silaturahmi via LINE, sekitar akhir 2016 gue delcon doi karena berbagai alasan. DAN karena berbagai alasan pula, gue di bulan Februari 2017 ngontak temennya dia yang suka main bareng buat ngeadd gue ke grup lama kita bertiga (yang gue leave juga di akhir 2016 itu) (LABIL BANGET SIH ORANG)

Eh pas gue di-invite lagi ke grup itu, jeng jeng tiba-tiba Atsuki nyegat nyuruh nelpon.
Terus gue panik. Akhirnya ditelpon dan pas denger suaranya lagi muka gue kayak orang kebakar. Yes, THAT awkward moment.

article-2286660-1861CB1C000005DC-965_306x366.jpg

Singkat cerita, setelah berbagai diskusi dan kontakan seminggu penuh sebelum gue umroh, Atsuki beli tiket ke Indonesia dengan tanggal kedatangan PAS gue pulang umroh.

Hmm karena setelah jemput Atsuki di bandara sampe doi pulang lagi ke Jepang itu kontennya top secret semua, jadi gue cuma bisa bilang kita jalan-jalan ke tourist hotspots Jabodetabek, dilanjut ke Jogja, habis itu ke nikahan temen bareng berhubung gue harus jadi bridesmaid (daripada ditinggal di rumah sendirian akhirnya diseret aja ikut kesana).

Ya gitu deh.
Tiga tahun gak ketemu kemudian dibayar dengan 9 hari full kemana-mana nempel kayak perangko.

Habis balik lagi ke Jepang, Atsuki upacara kelulusan ngambil gelar sarjananya. Disusul dengan pergi ke Polandia ketemu sepupunya yang kerja disana (thank you souvenirnya!) dan selama di Polandia malah kesepian, dasar :T

3. Cuti kuliah

Jadi ceritanya dimulai dari sebuah “insiden” yang berujung kepada gue muak dan pengen berhenti kuliah. Tapi karena masih belum punya rencana cadangan, akhirnya stay sambil mikir-mikir lagi = cuti aja lah dulu

Status sekarang = kuliah enggan D.O. tak mau (kuliah kayaknya bukan buat semua orang deh)

Sekian tentang kuliah.


Ya jadi begitulah cuplikan hidup gue selama semester awal 2017, baru juga awal udah koyak. Gimana akhir nanti ya…

kermit.jpg

I rest my case and wish to end this post with this image: 

2017.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s