April 2016 Life Updates

Hi there! 
It’s been so long since I’ve posted things on my WordPress blog that I don’t rightly know what to post. Berhubung jarang nulis di WordPress, akhirnya gue putuskan untuk update tentang kegiatan akhir-akhir ini dan beberapa hal random. Here we go:

  1. Semester 4. Oke, udah pada tau kan gue hijrah dari Jepang, kuliah lagi (Strata-1) di Jakarta dengan jurusan Ilmu Komunikasi? Yang belum tau, basi. Gue udah semester 4 sekarang dan sejauh ini masih suka  (lovenot-that-hate relationship sih sebenernya) dengan pilihan yang gue ambil.
  2. LDR. Huft cerita lama yang kata orang gue terlalu tertutup dengan informasinya. Singkat aja ya jawabnya, masih sama yang dulu gue temukan secara acak (?).
  3. Kursus Melukis. Sekarang udah hampir 6 bulan gue ikut kursus/sanggar melukis cat minyak di “dekat” rumah. Kalo ditanya alasannya gue ikut kursus ini, selain karena ternyata emang enggak bisa lepas dari yang namanya menggambar, gue menemukan bahwa melukis itu ternyata banyak manfaatnya. Dari teman baru, dunia baru, juga mengasah skill supaya tidak karatan.
  4. Social Games Addict. Kenal social games kan? Pet Society, SimCity, game-game yang suka ada di layanan sosmed. Gue mulai suka dari SMA; berawal dari Pet Society. Sekarang? Makin parah. DomiNation, LINE PLAY, LINE BROWN FARM, Ameba Pigg (yang ini cuma sesekali gue intip) adalah beberapa game yang sekarang lagi ketagihan.
  5. Soon-to-be a cat owner! Jadi ceritanya sebentar lagi gue akan punya kucing dan foto-foto sosmed juga akan dibanjiri oleh kecintaan gue terhadap kemolekan binatang gembil yang satu ini. Kucingnya cowok dan masih belum ada namanya. Any ideas?
  6. Gue kurang jalan-jalan. Hobi gue salah satunya adalah jalan-jalan atau bahasa kerennya, travelling. Tapi entah kenapa sejak balik lagi tinggal di rumah orang tua, rasanya malas. Kepengennya jaga endog di kamar menikmati limpahan kasih sayang Wi-Fi dan berselancar di dunia maya. Pengen jalan-jalan, tapi enggak ada ide mau kemana + budget terbatas.
  7. Pertama kali kena DBD. Seumur hidup, umur 23 adalah umur dimana gue pertama kali kena demam berdarah. Waktu kecil gue ngebayangin kalo dirawat kena DBD itu rasanya enak, bisa bolos sekolah dan kerjanya tidur doang. Tapi ternyata kenyataan lebih kejam daripada ekspektasi seorang anak manusia. Dirawat itu enggak enak, lemes doang, enggak bisa ngapa-ngapain, dsb dsb. Pokoknya gue enggak mau lagi kena yang namanya DBD, amit-amit.
  8. Galau masa depan. Oke, sebagai manusia dengan umur awal 20-an, krisis identitas dan eksistensi katanya wajar terjadi.

Begitulah hidup gue akhir-akhir ini.
Semoga hidup anda/kamu/lo yang sedang membaca postingan singkat ini baik-baik saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s