Burung Bengal

Aku Burung Rajawali.

Burung Rajawali yang sayapnya rontok menjadi seribu serpihan.

Burung Rajawali yang rabun dekat karena matanya kelilipan tetes hujan, debu dan angin.

Burung Rajawali yang terbang sendirian, ditakuti oleh lawan, dicaci oleh kawan.

Burung Rajawali yang kakinya parut marut, peyot tak bertulang.

Burung Rajawali yang kelelahan, tapi bandel bersikukuh tidak butuh istirahat.

Burung Rajawali yang tenggelam di samudera aksara.

Burung Rajawali yang mempertanyakan identitas, eksistensi dan posisi dirinya dengan dunia dan alam semesta.

Garis Bujur berapa?

Garis Lintang berapa?

Burung Rajawali bertanya.

Hening, tak ada jawaban.

Terbang kembali ke sarangnya dan tidur; menunggu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s