Pondasi Gedung

Ketika tadi saya terbangun oleh gempa, sekejap saya merasa lega dan sangat bersyukur dengan keberadaan kamar saya yang berada di lantai satu.

Yang berarti dekat dengan pondasi gedung.
Yang berarti tidak akan begitu berguncang sekuat dengan yang ada di lantai atas.
Yang berarti saya masih bisa kabur lewat jendela dan langsung ke kebun.
Yang berarti saya bisa menyelamatkan diri.
Yang berarti saya bisa bebas dari bahaya.

Baru saya sadari inilah mengapa ayah saya sangat menekankan pentingnya pendidikan filsafat pada keluarganya. Karena filsafat itu bersifat fundamental, yang akan menjadi pondasi untuk bisa survive dalam kondisi apapun.

Dulu saya mendengar dari guru saya kalau orang yang belajar filsafat itu orang gila karena apapun dipertanyakan. Beberapa teman ikut tertawa menyetujui pendapat beliau.
Saya malah berpikir;
Memangnya ada apa dengan mempertanyakan segalanya?
Apakah itu salah?
Memangnya yang salah itu sejatinya seperti apa?
Toh hanya sekedar bertanya. Itupun juga kepada diri sendiri.
Cari jawabannya pun juga cari sendiri.

Numpang lewat hanya sekedar ingin mengganggu hidup kalian dengan pikiran saya yang agak terganggu. Maklum masih shock, gempanya lumayan kenceng sih tadi.

Balik tidur lagi aja deh biar pikirannya tenang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s